Kamus Mahasiswa: Opini
Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts

Thursday, December 21, 2017

Surat Cinta Seorang Guru untuk Generasi Penerus Bangsa

December 21, 2017 0

Pagi itu ketika jam pertama berada dikelas untuk mengajar, tiba tiba aku tersentak kaget dan terkejut melihat salah seorang siswa ku sudah tertidur lemas di tempat duduknya, baiklah mungkin aku rasa dia nonton bola semalam tapi setelah ku ingat tidak ada pertandingan bola semalam, setelah kelas disiapkan oleh ketua kelas dan membacakan doa pembuka pelajaran berikut salam lalu aku menyapa siswa/i ku, dan kuperhatikan ke arah siswa yang muka nya sangat kusut bahkan terlihat seperti tidak mandi, lalu aku coba bertanya "kenapa pagi pagi sudah mengantuk nak?, dan siswa itupun menjawab tidak pak, tidak ngantuk kok, oh ya sudah kamu pergi ke toilet dulu dan cuci muka kamu kemudian lanjutkan masuk ke kelas untuk ikut pelajaran," bergegaslah siswa tersebut untuk mengikuti instruksi yang kuberikan, saat di jam istirahat ku panggil lah siswa tersebut ke ruangan ku, aku ingin mencari tahu penyebab dia mengantuk saat jam pertama dimulai namun dia belum mau mengakui nya dan hanya berkata tidur larut malam, setelah ku analisa sendiri ternyata tidur larut malam pun andaikan jam 01.00 dinihari baru tertidur saat bangun jam setengah 6 pagi tidak akan mengantuk dan lemas seperti siswa tersebut, karena hal ini terjadi berulang lalu aku coba mencari tahu melalui teman-teman dekat nya dan betapa terkejutnya aku ketika mengetahui fakta jika siswa tersebut mengantuk karena memang tidak tidur semalaman, siswa tersebut telah kecanduan game online di salah satu warnet, baiklah, sekarang saya mulai berpikir ternyata ketika saya keluar malam untuk nonton bola bersama teman-teman ditemukan fakta bahwa jam 11 malam sampai pagi hari masih ramai sekali motor yang parkir dipelataran warnet, seandainya para pemain warnet ini adalah orang-orang yang sudah lulus sekolah atau mungkin tidak bersekolah lagi saya rasa tidak menjadi masalah yang terlalu serius bagi generasi penerus bangsa, akan tetapi fakta yang terjadi rata- rata mereka para pemain warnet yang rela tidak tidur malam dan besoknya harus berangkat ke sekolah adalah para pelajar-pelajar yang seharus nya mereka menciptakan hal-hal yang positif, berkarya, belajar tetapi kenyataanya masa muda mereka telah terjajah oleh teknologi.


Kebetulan saya adalah seorang guru yang mengajar dibidang Teknologi Informasi atau tidak jauh dari dunia teknologi, lalu saya mencoba untuk membuat siswa/i saya sadar bahwa teknologi yang ada saat ini adalah kesempatan bagi kita untuk membuat suatu hal yang bermanfaat bagi diri kita bahkan orang lain disekitar kita, bukan malah membuat kita diperdayakan oleh teknlogi, saya akan bercerita bagaimana ketika teknologi menjadi hal yang positif dan dapat dimanfaatkan bahkan dapat menjadi penghasilan utama kita dalam mencari rezeki, saya akan membuat beberapa poin agar lebih mudah untuk dipahami.


  • Manfaatkan Gadget yang kalian miliki untuk membuat sebuah karya yang dapat memberi nilai lebih, misalkan membuat video-video kreatif lalu kalian unggah di youtube dan instagram, maka uang dengan sendirinya akan kalian dapatkan dari google bahkan dari pengiklan, loh kok saya tahu, ya karena saya sudah melakukannya dan menghasilkan uang dengan cara seperti ini.
  • Asah bakat menulis kalian untuk membuat opini-opini publik, bisa berbicara tentang apa saja, tentang sosial, pendidikan, sains, romansa, komedi, dll pokoknya tulis saja apa yang kalian bisa lalu tuangkan kedalam sebuah blog atau fanspage, syarat nya kita harus menulis dengan apa yang ada dipikiran kita dan tidak boleh plagiarism, karena dengan kalian suka menulis otomatis kalian akan lebih banyak membaca untuk mempertajam tulisan-tulisan kalian sehingga para pembaca/netizen merasa senang ketika membaca tulisan kita.

  • Manfaatkan masa muda kalian sebagai ajang mencari jati diri, tentu saja se usia kalian adalah saat-saat nya ingin menjadi lebih dari yang lain atau dengan kata lain ingin terkenal, nah sosmed bisa menjadi ajang untuk itu dengan cara berkarya seperti poin nomor 1 dan 2 di atas, loh kok bisa? ya tentu saja, ketika sebuah karya disukai oleh orang banyak maka otomatis mereka akan menunggu karya karya kalian selanjutnya, caranya bagaimana? mereka akan menjadi folowers kalian, bangga bukan ketika se usia kalian sudah memiliki ribuan bahkan jutaan followers.

  • Bukan tidak mungkin orang-orang diluar sana akan melirik kamu ketika kamu sudah mempunyai karya-karya yang di publikasikan, misalnya stasiun tv melirik kamu untuk dapat bekerja dan bergabung dengan mereka, atau mendapat beasiswa misalnya kamu mahir membuat animasi 2 dimensi lalu ada yang ingin menjadikan kamu animator di perusahaan nya, wah banyak sekali kesempatan emas dan berharga yang kalian dapatkan dari teknologi ini.
salah satu karya syahril ramadhan
  • Dapat Bersaing dengan para pelajar seluruh dunia tanpa harus pergi jauh jauh kompetisi keliling dunia cukup dari kamar atau dari rumah saja kamu sudah bisa bersaing dan menjadi juara nya, sebagai contoh saya akan mengenalkan anak muda yang masi sekolah disalah satu SMK dibatam yaitu Syahril Ramadhan ya dia adalah salah satu pelajar dan pemuda yang berkarya dengan memanfaatkan teknologi, dia menjadi salah satu editing photosop paling kreatif dan karya-karya nya di akui diseluruh indonesia bahkan dunia, senang rasanya bisa melihat pemuda seperti ini. lalu ada lagi pemuda yang masih sekolah juga tapi saya lupa darerah nya, namanya Agung Hapsah dia merupakan video maker, sudah menghasilkan uang jutaan perbulan dari youtube, dan masih ada lagi anak anak muda kreatif seperti mereka, untuk lebih jelasnya kalian bisa ketik nama tersebut di google dan lihat betapa terkenal nya mereka didunia maya yang sebenarnya nyata.

  • Sosmed menjadi jalan rezeki, ya hampir setiap orang yang ada di Indonesia saat ini telah memiliki akun sosmed masing-masing, manfaatkan lah kesempatan ini untuk mencari keuntungan, contohnya kalian biasa mencoba belajar jual beli online dengan sosmed kalian, namun satu saja kunci untuk berhasil jual beli online ini yaitu kejujuran. banyak sudah kenalan yang saya temui hanya bekerja di sosmed nya dan tidak ada kerjaan lain, tapi dia fokus dan mampu menjadi jalan rezeki bagi dia dan keluarga nya.


Baiklah itu tadi merupakan beberapa poin yang saya bagikan kepada para peserta didik generasi penerus bangsa, namun yang terjadi hal hal seperti poin poin diatas tadi hanya dilakukan oleh segelintir pelajar atau pemuda saja, sehingga Teknologi menjadi hal yang menakutkan jika dibiarkan berkembang detik demi detik, seandainya teknologi ini diibaratkan sebuah pisau maka bukan salah pada pisau nya akan tetapi siapa yang menggunakan nya dan untuk apa, pisau bisa menjadi masalah ketika disalahgunakan tetapi bisa menjadi manfaat jika digunakan dengan benar begitulah kira kira teknologi yang berkembang hingga detik ini. seperti contoh siswa yang kecanduan game online di atas merupakan dampak negatif dari teknologi. masih banyak lagi dampak negatif teknologi tapi tidak akan dibahas pada tulisan ini.

Para orang tua tentunya ingin melihat anak-anak nya menjadi berhasil untuk masa depan nya, namun banyak generasi muda yang tidak menyadari hal tersebut, mereka beranggapan "aku kan masih kecil, aku kan masih ada orang tua. selagi muda nikmati saja masa muda, orang tua ku kan kaya" nah seperti itulah kira kira pemikiran anak muda zaman now. secara sadar atau tidak sadar bangsa ini telah terjajah oleh bangsa luar yang ingin mencari keuntungan sebesar besar nya dari negara ini, pernah tidak tersadar berapa juta yang kalian habiskan selama ini untuk membeli kuota internet, pernah tidak tersadar waktu kalian telah banyak habis untuk hal hal yang tidak berguna, bahkan niai-nilai agama terabaikan, bagi yang muslim sudah menjadi kewajibannya untuk sholat 5 waktu tapi karena sudah teralu sibuk dengan android nya maka tinggallah kewajibannya, mereka lupa dengan agama nya, budaya nya, nah disinilah kesempatan bangsa luar untuk menjajah bangsa ini, karena para pemuda nya lemah-lemah, tidak nasionlisme, tidak mengenal nilai-nilai ketuhanan, moral dan ahlak mulia, bangsa luar tidak akan berani untuk menjajah bangsa Indonesia secara fisik karena banga Indonesia adalah bangsa yang besar dan pemberani sehingga mereka akan menjajah secara halus, menjadikan bangsa Indonesia menjadi budak dinegeri nya dsendiri, hal ini harus lah dihindari jikalau para pelajat atau pemuda sudah mempersipakan "senjata" dari sekarang, contoh kecil, ketika ada peluang untuk menjadi manajer disebuah perusahaan besar di Indonesia, lalu ada ratusan pelamar, terdiri dari bangsa asing dan bangsa Indonesia, setelah dilakukan pretest maka bangsa asing tersebut yang lolos, nah tergeserlah kita untuk mendapatkan pekerjaan tersebut, ataukan kita harus menjadi "babu" dan orang asing menjadi Boss nya? ayok para pelajar dan pemuda bangkitlah, bangunlah dari tidur panjangmu. nah semoga Surat Cinta seorang guru terhadap generasi penerus bangsa ini bermanfaat untuk semua. maju terus bangsaku, maju terus Indonesia.

Ditulis Oleh : Sepriano
Catatan :
  1. Saya pernah menemui seorang siswa yang putus sekolah karena kecanduan game online.
  2. Dan saya sangat bangga ada juga beberapa siswa saya baik yang sudah lulus sekolah atau yang masih sekolah mampu memanfaatkan tekologi seperti poin poin tulisan di atas.
  3. Semua Gambar hanya ilustrasi.
Read More

Monday, November 13, 2017

Lomba membuat Logo atau Icon Puspitek tingkat Nasioal

November 13, 2017 0

Puspiptek sebagai salah satu perangkat satuan kerja dibawah Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, diperlukan suatu ikon yang dapat menggambarkan entitas Puspiptek sebagai suatu Pengelola Kawasan yang menintegrasikan kegiatan  penelitian secara terpadu maskot mempresentasikan Puspiptek sebagai National Sceince Technology Park (N-STP) yang go internasional
Pendaftaran dapat dilakukan di http://bit.ly/iconPPIT
Syarat & Ketentuan dapat di unduh disini

Read More

Sunday, November 12, 2017

Mengatasi Siswa Susah diatur

November 12, 2017 0


Saat mengajar murid baru, Bapak/Ibu Guru tidak pernah tahu murid seperti apa yang akan dihadapi. Kalau mendapatkan murid yang giat dan rajin rasanya bahagia sekali. Apalagi kalau mereka juga mau mendengarkan setiap kata-kata yang Bapak/Ibu berikan, wah pasti mengajar menjadi semakin menyenangkan ya!

Tapi... gimana kalau Bapak/Ibu Guru menghadapi murid yang susah diatur? Rasanya seperti cobaan hidup, apalagi harus menghadapi murid tersebut paling tidak untuk setahun kedepan. Well, mau sesusah apapun murid diatur, sudah menjadi tanggung jawab Bapak/Ibu Guru untuk bisa menghadapi murid agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.

Nah, maka dari itu kita ingin berbagi cara-cara tepat yang bisa Bapak/Ibu terapkan untuk menangani murid yang susah diatur ini. Jadi jangan panik dulu ya! Ayo, mari pelajari bagaimana cara penanganan yang tepat dengan cara-cara seperti ini:

1. Rencanakan beragam metode mengajar

Setiap murid memiliki keunikan dan karakternya masing-masing, inilah yang membuat setiap murid tidak bisa ditangani dengan cara yang sama. Di sini, Bapak/Ibu Guru harus pintar-pintar nih untuk antisipasi dengan berbagai metode belajar. Bisa saja di kelas A, muridnya lebih senang belajar dengan metode diskusi bersama. Sedangkan kelas B, lebih senang belajar dengan metode simulasi untuk lebih mengerti.

Jadi, sebelum mengajar, coba untuk persiapkan berbagai metode ya! Lagipula, dengan menggunakan metode belajar yang variatif tentu membuat kelas Bapak/Ibu Guru lebih seru, jadinya murid pun senang saat di kelas dan mengurangi sikapnya yang susah diatur itu, hehe.

2. Daripada berteriak, beri peringatan secara nonverbal saja

Saat mengajar kelas yang susah diatur, pasti selalu ada saja murid yang membuat gaduh. Yang tadinya kelas tenang, tiba-tiba langsung menjadi berisik seisi kelas. Mau menerangkan apapun di kelas juga tidak terdengar. Daripada berteriak di depan murid, lebih baik gunakan gestur nonverbal saja ya! Misalnya, bisa dengan menaruh jari telunjuk di depan mulut untuk memberikan kode “jangan berisik”. Bisa juga saat ada yang berisik, tatap murid yang membuat keributan sampai akhirnya sadar kalau diperhatikan dan diam sendiri.

Sebisa mungkin hindari untuk berteriak ya. Dengan berteriak, selain menguras emosi, tentunya secara tidak langsung mengajarkan murid bahwa di kelas boleh berteriak. Jadi, cobalah tetap bersikap tenang selalu!

3. Sebisa mungkin tidak berkata “jangan”

Saat menghadapi murid yang susah diatur, tidak jarang membuat Bapak/Ibu Guru habis kesabaran. Salah satu hal yang sering dilakukan adalah dengan memberikan peringatan kepada murid mengenai sikap murid yang kurang diterima tersebut. Nah, saat hendak mengingatkan murid, coba gunakan ucapan yang berkonotasi positif daripada negatif ya!

Misalnya saja, saat Bapak/Ibu Guru sedang menerangkan di depan kelas, mulai ada murid yang malah asik ngobrol sendiri dan malah mengganggu murid yang lain. Apabila Bapak/Ibu Guru hanya mengingatkan dengan berkata “jangan berisik!” atau “jangan mengobrol!”, mungkin awalnya murid akan diam. Tapi lama-kelamaan pasti akan mengulanginya lagi, karena tidak ada alasan solutif dari ucapan tersebut.

Sebaiknya saat menegur, sambil memberikan alasan solutif mengapa perlu memperhatikan guru seperti “ayo perhatikan ke depan, kalian mau kan mendapat nilai bagus di ujian nanti dan bebas remed?”. Biasanya ini akan lebih ampuh, murid akan diam dan mulai memikirkan akibat yang mereka dapatkan. Akhirnya, murid pun akan lebih menyimak guru deh!

4. Fokus pada perilaku positif murid

Sebagai manusia, kadang kita terlalu fokus dengan keburukan saja dan lupa akan hal positif atau kebaikan yang dilakukan murid. Nah, coba deh mulai perhatikan lebih seksama sikap murid yang susah diatur. Bisa saja murid itu memang berisik saat di kelas, tetapi di sisi lain selalu rajin mengerjakan tugas atau bahkan sekedar rajin tunjuk tangan untuk bertanya. Sesekali, cobalah untuk memuji perilaku baik ini ya! Murid itu senang sekali lhosetiap mendapat pujian, apalagi dari guru.

Ketika murid merasa dihargai sekecil apapun tindakan yang sudah diperbuat, mereka akan senang untuk terus berperilaku baik pula. Eh, tapi bukan berarti hanya fokus memuji ke salah satu murid saja ya! Jangan lupa untuk memuji tindakan murid lainnya, biar tidak disangka “anak emas” oleh murid lainnya. Hihi….

5. Bisa jadi murid tidak bisa diam karena hiperaktif

Mengingat setiap murid memiliki karakter yang berbeda, tidak menutup kemungkinan murid yang susah diatur merupakan anak yang hiperaktif! Buat murid seperti ini, sulit sekali untuk bisa duduk, diam, dan perhatikan guru di depan. Mereka membutuhkan aktivitas yang bisa dilakukan agar energinya dapat tersalurkan. Berhubung di kelas hanya bisa duduk saja, akhirnya murid ini bosan dan akhirnya berisik sendiri.

Cara menanganinya adalah dengan memberikan metode belajar yang banyak melibatkan aktivitas. Bisa dengan mengadakan games, diskusi, atau seperti role playing. Dengan begitu, energi murid bisa tersalurkan secara positif dan bukannya malah mengobrol sama teman.

6. Belajar mendengar murid

Kalau mau cara apapun tetap membuat murid susah diatur, kadang tidak ada salahnya juga untuk memberikan hukuman bagi murid yang melanggar. Tapi, buat hukuman ini yang sifatnya membangun dan positif ya, bukan yang malah jadi ngomelin murid saja.

Bisa saja nih, Bapak/Ibu Guru menerapkan siapa pun yang tidak mengerjakan tugas harus traktir permen untuk teman-teman sekelasnya. Tentu, murid tidak mau sampai uang jajannya terpotong karena tidak mengerjakan tugas kan? Hehe. Tapi sebelumnya pastikan semua murid sudah setuju dengan peraturan ini ya! Pastikan juga untuk tetap mewajibkan murid untuk mengumpulkan tugas, biar hukuman ini tidak disalahgunakan.

8. Berkoordinasi dengan orang tua

Dalam hal ini, butuh adanya koordinasi dengan pihak orang tua. Rutinlah mengadakan pertemuan sehingga bisa mengetahui perkembangan yang terjadi pada siswa. Mulai dari perilaku siswa di rumah, lingkungan pertemanan, kebiasaan siswa, dan sebagainya.

9. Tetap sabar dan ceria

Meski lelah menghadapi murid yang susah diatur. Bapak/Ibu Guru tetap harus sabar dan ceria ya! Dengan bersabar, mau menghadapi kondisi apapun akan membuat Bapak/Ibu Guru tetap tenang menangani berbagai sikap murid yang bisa bikin kesal. Tetap juga ceria dan menyenangkan saat mengajar, dengan harapan para murid merasa dipedulikan. Jadi, yang sabar ya Bapak/Ibu Guru!

Itulah cara-cara tepat untuk menangani murid yang susah diatur! Semoga dengan cara ini bisa membantu Bapak/Ibu Guru untuk tetap tenang dalam menghadapi tingkah laku murid yang susah diatur ya. Tetap semangat untuk mengajar ya Bapak/Ibu Guru, kami bangga! :)

Sumber : https://blog.ruangguru.com/cara-menangani-murid-susah-diatur
Read More